Hancurnya Hutan Bakau Indonesia

 

Hutan Bakau

Hutan Bakau

 

JAKARTA (MI) : Hutan Bakau (mangrove) ikut terdegradasi. Meski pembabatan hutan bakau di sepanjang pantai Indonesia tidak secepat hutan tropis, keberadaan bakau cukup memprihatinkan. Kini hanya tersisa 40% hutan bakau yang masih baik di seluruh Indonesia

Data yang dikeluarkan Mangrove Information Center 2006 menyebutkan Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki hutan mangrove terluas di dunia. Luasnya mencapai 25% atau 4,5 juta hectare, dari total luas hutan mangrove di seluruh dunia yang jumlahnya mencapai 18 juta hectare. Jumlah itu, setara dengan 3,8% dari total luas hutan di Indonesia secara keseluruhan.

Pengakuan para pakar bakau dunia menyebutkan bakau di Indonesia merupakan yang terbaik di dunia. Ironisnya, justru hutan bakau pun ikut menjadi sasaran penggundulan. Degradasi hutan bakau tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, tapi juga merata di berbagai daerah, kecuali Papua. Di pantai timur Surabaya, luas hutan bakau yang mencapai 1.180 hektare, 400 hektare diantaranya rusak . Kerugian pun mencapai Rp. 16 miliar. Kerusakan terjadi di bibir pantai Nginden hingga Sungai Wonorejo Gunung Anyar.

Kerusakan hutan bakau juga terjadi di Nusa Tenggara Timur(NTT). Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi Ekosistem Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Ishak Anwar Mase, umumnya kerusakan bakau di NTT karena alih fungsi lahan. Berdasarkan laporan dari 10 kabupaten yang ada di NTT, hingga Juni 2008, kerusakan bakau mencapai 11.302,67 hektare. Adapun 10 kabupaten lainnya belum melaporkan. Dampaknya, abrasi pantai telah mencapai sekitar 20 meter hingga 30 meter.

Kerusakan hutan bakau juga terjadi di Sulawesi Selatan. Dari 214 ribu hektar bakau di sepanjang pesisir Sulsel, hanya tersisa 26 ribu hektar selama 20 tahun terakhir.

Kerusakan yang sama juga terjadi di Segara Anakan, Cilacap Jawa Tengah yang mencapai 5.100 hektare dengan kerugian sedikitnya Rp. 86,7 miliar.

Sementara itu, hasil survey yang dilakukan Masyarakat Kepri Pencinta Lingkungan menyebutkan selama kurun waktu 15 tahun, dari 1982-1997, luas tambak di Kepulauan Riau mencapai hektar setelah menebangi hutan bakau.

Ego Sektoral

Perhatian pemerintah terhadap bakau Indonesia masih minim. Pasalnya, kerusakan hutan bakau saat ini hampir sama dengan kerusakan hutan di daratan.

“Saat ini sekitar 60% hutan bakau di Indonesia terdegradasi dan sisanya 40% masih dalam kondisi cukuo baik. Bahkan hutan bakau yang tersisa ini terbaik di kawasan Asia,” kata Ketua Harian Yayasan Mangrove Indonesia Nyoto Santoso kemarin.

Dikatakan terbaik karena bakau Indonesia memiliki bentuk yang tinggi, sedangkan kawasan lain tumbuh sangat kerdil. Fungsi bakau pun sangat strategis. Selain sebagai penahan rob, juga pelindung dari gelombang tsunami dan sumber makanan serta oksigen biota laut.

Menurutnya, degradasi bakau itu disebabkan masih ada perbedaan pandangan antardepartemen terhadap penanganan hutan bakau.

Nyoto menganggap Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Departemen Dalam Negeri masih ego sektoral.

Hal senada juga dikatakan Yonvitner, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Menurutnya, program rehabilitasi hutan bakau secara umum masih bersifat incidental. “Adanya, perbedaan kewenangan antardepartemen menjadikan pelaksanaan rehabilitasi bakau di setiap daerah berbeda-beda”, kata Yonvitner.

Perihal Del Prio
Saling berbagi, saling memberi, saling menerima. (^.~)v Saling silang tapi bukan kawin silang (^,^)

4 Responses to Hancurnya Hutan Bakau Indonesia

  1. Thomas mengatakan:

    betul betul betul…..

    • Del Prio mengatakan:

      trims boz dah mampir…

  2. produksi pemalang mengatakan:

    halloo bro….. ketemu lagi!

    • Del Prio mengatakan:

      Hehehe… loha juga boz gmn kabar, dah ga’ maen morange V tah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: