Harimau Punah 12 Tahun Lagi

Harimau liar diprediksi punah dalam jangka waktu 12 tahun jika negara-negara habitat mereka gagal untuk mengambil tindakan cepat untuk melindungi lingkungan. Demikian salah satu topik yang dibicarakan dalam pertemuan ahli satwa liar di St Petersburg, Rusia, Ahad (21/11).

Para ahlid ari World Wildlife Fund (WWF) serta lembaga lainnya mengatakan kini hanya tersisa sekitar 3.200 ekor harimau di alam bebas. Jumlah ini terjun bebas dari jumlah pada tahun 90-an dimana masih ada sekitar 100 ribu ekor harimau.

James Leape, direktur jenderal World Wildlife Fund, dalam pertemuan itu mengungkapkan jika tindakan perlindungan yang tepat tidak diambil, harimau mungkin hilang pada tahun 2022, atau pada tahun harimau berikutnya pada penanggalan Cina.

Habitat harimau dihancurkan dengan pembabatan hutan dan konversi hutan untuk komoditas tertentu. Apalagi bagi para pemburu masih mengincar menginginkan kulit dan serta bagian tubuh harimau lainnya untuk pengoatan tradisional.

Pertemuan itu menyetujui program penggandaan populasi harimau dunia di alam pada tahun 2022 didukung oleh pemerintah dari 13 negara yang masih memiliki populasi harimau yakni Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Laos, Malaysia , Myanmar, Nepal, Thailand, Vietnam dan Rusia.

Program Global Pemulihan Harimau memperkirakan akan dibutuhkan dana sekitar 350 juta dolar untuk memulai langkah penyelamata harimau. Pertemuan ini juga akan mencari komitmen donor untuk membantu pemerintah membiayai tindakan konservasi.

“Bagi sebagian orang, harimau adalah salah satu keajaiban dunia,” kata Leape. Harimau, lanjut dia, juga adalah hewan yang bisa mendorong lebih banyak orang untuk peduli pada hutan dan padang rumput.

Program ini bertujuan untuk melindungi habitat harimau, memberantas perburuan liar, penyelundupan, dan perdagangan ilegal harimau dan bagian-bagian tubuh mereka, serta menciptakan insentif bagi masyarakat setempat untuk melibatkan mereka dalam membantu melindungi si “kucing besar”.

Tuan rumah pertemuan ini adalah Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, terdorong oleh Global Tiger Initiative yang diluncurkan dua tahun lalu oleh Presiden Bank Dunia Robert Zoellick.

sumber : republika.co.id

Perihal Del Prio
Saling berbagi, saling memberi, saling menerima. (^.~)v Saling silang tapi bukan kawin silang (^,^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: